SOLUSI HP K610i MATI TOTAL SETELAH DI FLASH

Wonoreggae - Handphone yang mengalami mati total ( matot ) tidak selamanya di akibatkan oleh pengaruh rusaknya HARDWARE sebuah perangkat hape, oleh sebab itu ada baiknya dan sangat baik bilamana kita melakukan deteksi kerusakan SOFTWARE terlebih dahulu sebelum kita melangkah ke HARDWARE hape.
      Sebagai contoh adalah kasus matot yang terjadi pada SonyEricsson K610i yang saya tangani. Dari pengecekan kassat mata ketika tombol ON ditekan maka akan berkedip LED indikator Signal dan Power yang berwarna merah. Dari pemikiran mudahnya ini artinya hape masih mungkin dapat terkoneksi ke BOX Flasher apabila kita melakukan pengecekan pada sisi software hape. Akan coba saya berikan langkah dan cara melakukannya agar dapat rekan-rekan jadikan patokan dalam menangani kasus sejenis yang terjadi pada SonyEricsson. Perlengkapan yang dibutuhkan meliputi:
      1. Box Flasher SETool
      2. File GDFS_ssw_format
      3. File EROMS di sesuaikan dengan CID hape yang di tangani
      4. File MCU dan File_FS ( sebagai antisipasi lanjutan ) > akan saya jelaskan nanti

     Langkah-langkah proses Flashing :
      1. Koneksikan SETool ke kompu.
      2. Klik Identify untuk mengetahui kondisi Hape ( cabut pasang baterai untuk melakukan 'kejut' )
      3. Jika kasusnya seperti yang saya utarakan di atas akan muncul pesan sbb:
                no ack during_gdfs_reaadvar!
                SRC READ FAILURE
      4. Selanjutnya di software utama setool2g klik tombol ' Emty Fill & Repair'
      5. Pilih generasi hape > K610/K618/V630 ( satu kelompok )
      6. Klik tombol 'ADD' untuk mengambil file GDFS dari drive C:\ program files\setool2g\gdfs\gdfs_ssw_format

   
7. Sorot file K610_GDFS_SSW.ssw kemudian klik 'Open'
      8. Setelah file GDFS tertera pada kotak dialog klik tombol 'Flash'
      9. Tunggu proses penulisan ulang file GDFS yang corupt sampai selesai..

     10. Setelah proses penulisan kembali file GDFS selesai kembali pada tombol ' Empty Fill & Repair' ( perhatikan!!! kita tidak perlu meng-klik lagi tombol ' Empty Fill & Repair' nya ).
      11. Klik langsung pada tombol 'clear' untuk menghapus file GDFS yang telah selesai prosesnya.
      12. Klik tombol 'ADD' untuk mengambil file erom dari drive C:\program files \setool2g\eromsdb2020\DB2020EROMS_CNV_RED49_BROWN_CID49_DB2020.ssw

      13. Ingat setelah kita selesai melakukan eksekusi pada file GDFS pada langkah sebelumnya maka CID akan kembali ke CID49_RED jadi jangan sampai salah dalam memilih file EROM nya
      14. Setelah terisi ke kotak dialog klik tombol 'Flash'
      15. Tunggu proses ini sampai selesai.

      16. Setelah selesai kemudian kita kembali ke software utama setool2g, klik pada tombol 'SonyEricsson'
      17. Kemudian klik tombol 'Identify'
      18. Sampai pada langkah ini perhatikan pesan deteksi hape yang muncul pada kotak pesan di sebelah kiri. apakah keterangannya jadi lebih banyak. Dan diakhir pesan muncul you have to perform full flash.
      19. Coba untuk meng-klik terlebih dahulu tombol 'Settings' kemudian beri tanda centang pada : SIGNED MODE & CUSTOMIZE PHONE AFTER FLASH. Kemudian klik t
ombol 'Unlock&Repair'
      20. Setelah selesai lepas hape dari Box Flasher dan coba hidupkan dengan memasukkan SIMcard. Perhatikan apakah hape sudah dapat normal kembali dengan keluarnya Sinyal dan dapat digunakan untuk melakukan panggilan ke nomor Custumer care yang tanpa tanda bintang dan pagar. Bila sampai pada tahap ini hape sudah dapat bekerja dengan normal maka pekerjaan cukup sampai disini saja. Namun apabila belum bekerja dengan baik maka kita harus melakukan metode FULL FLASH sebagai tahap akhir.

      Langkah-langkah FULL FLASH.
      1. Tekan/ klik tombol 'SonyEricsson'
      2. Klik 'ADD' untuk mengambil file mcu dari  tempat anda menyimpan FIRMWARE setool2g.
      3. Ambil type file yang sama tapi dengan CID yang lebih tinggi dari CID49. 
      4. Kemudian klik 'ADD' lagi untuk mengambil file FS dari versi CID yang sama dengan CID mcu.
      5. Setelah semua terisi kemudian masuk menu setting dengan menekan tombol 'Settings'
      6. Beri tanda centang pada: SIGNED MODE & CUSTOMIZE PHONE AFTER FLASH.
      7. Selanjutnya klik tombol 'Flash'
      8. Tunggu proses sampai selesai, kemudian klik tombol 'Unlock&Repair' untuk mengakhiri semua proses perbaikan SOFTWARE SonyEricsson K610i.

      9. Selesai

       Semoga keterangan di atas dapat memberikan sesuatu yang berguna bagi rekan-rekan semua dan para pengunjung blog sepele mencla- mencle ini heee....heee...heeeeeee.....
Dari beberapa pengalaman saya walaupun kita tidak melakukan sampai tahap FULL FLASH hape yang kita tangani sudah dapat bekerja dengan baik. Jadi ini dapat menjadikan sebuah pedoman buat rekan-rekan untuk lebih teliti sebelum masuk kepada proses perbaikan HARDWARE. Apa yang saya ulas pada postingan kali ini hanyalah pengalaman dari arek ngajum iso-iso ae yang tidak berpengalaman dan masih NEWBIE jadi saya sangat yakin rekan-rekan semua jauh lebih mampu daripada saya dalam hal software hape.
      Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan yang masih mau menyempatkan untuk berkunjung ke blog tanpa makna ini. Semoga ada manfaat yang walaupun hanya seujung kuku hitam yang dapat rekan peroleh, sebab jarang orang yang mau memberi dan membagi pengalaman kepada orang lain.

      Akhirnya saya hanya bisa mengucapkan Wasallamualaikum warahmatulaahi wabarakatuh dan selamat berkarya.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

0 komentar:

Silahkan beri komentar, kritik dan saran nya saya tunggu